Langsung ke konten utama

Postingan

Bintari: Inisiatif Kreatif Pelajar SMP Ubah Sampah Jadi Aksesori Tari Tradisional

    Yogyakarta – Puluhan siswa SMP Negeri 1 Kalasan, Sleman, mengikuti program edukatif bertajuk Bintari, yaitu singkatan dari Bingkai Inspirasi Limbah untuk Tari, sebuah inisiatif yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan pelestarian seni budaya. Dalam program ini, para siswa belajar mengolah limbah plastik menjadi aksesori tari Badui, tarian tradisional khas Kabupaten Sleman yang sarat akan nilai keislaman dan kebudayaan. Program ini merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan PPG Seni Budaya B2 Gelombang 2 Tahun 2024, dan didukung oleh program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan: pekan pertama diisi dengan workshop pengenalan dan pelatihan pembuatan aksesori, kemudian pekan kedua difokuskan pada penyelesaian produk. Sebanyak 20 siswa kelas 7 dan 8 SMPN 1 Kalasan terlibat secara aktif dalam kegiatan ini. Mereka mendaur ulang sampah plastik menjadi aksesori tari, seperti subang (anting besar simbol kehormatan dan kekuatan femini...
Postingan terbaru

Pendidikan untuk Semua, Public Lecture oleh Mendikdasmen Prof. Abdul Mu'ti.

Pendidikan dalam Bahasa Arab berkata Robi yang artinya pengasuh, Di Indonesia kata robi bisa kita temukan di universitas-universitas islam yakni Fakultas Tarbiyah, Tarbiyah memiliki arti sifat kepengasuhan, hal ini mengartikan bahwa pendidikan harus berdasarkan pada sifat pengasuhan Rasulullah menerima wahyu pertama dalam surat al-alaq ayat 1-5 yang berarti bacalah, ini menjadi pegangan beliau untuk membangun peradaban dan terbukti peradaban bangsa arab bisa tumbuh di bawah kepemimpinan beliau. Saat itu bangsa arab merupakan bangsa yang lihai dalam berbahasa, seperti halnya syair sehingga mereka bisa membaca dan menulis.  Seringkali kita menganggap kata jahil berarti bodoh terutama Ketika kita mendengar bahwa bangsa arab dulu yang jahiliyah adalah bangsa yang bodoh padahal jahiliyah bukan berarti demikian. Jahiliyah yang terjadi pada zaman dahulu ialah bobroknya moral bangsa arab seperti terjadi perbudakan, Perempuan sebagai makhluk hina bahkan aib dan masih banyak lagi kerusakan m...

Resensi Luka Cita

  “untuk mereka yang terluka dalam perjalanan menggapai cita-cita” Setiap orang memiliki cita-cita dan ingin menggapainya. Namun, untuk mendapatkan itu semua tidaklah mudah, perlu sebuah perjuangan, bahkan sebuah pengorbanan yang seringkali membuat luka.  Buku ini menceritakan seorang yang dengan lukanya bertekad untuk meraih cita-cita. Kalau meminjam istilah komandan Patjul, buku ini menceritakan sebuah perjalanan dua orang yang sedang “Melenting”.  Penulis memberikan pesan tersirat bahwa setiap orang memiliki keunikan dan falsafah hidupnya masing-masing. Tokoh Utara sebagai atlet catur yang unik, ia sering bermain catur tanpa bidak pion karena ia berpandangan bahwa pion hanya bisa berjalan maju, artinya dia memiliki tekad yang kuat untuk terus maju.  Sedangkan Javie, ia sangat menyukai anak singa atau lion king yang berpandangan bahwa singa mampu.  Kedua tokoh dalam buku ini merupakan keturunan orang yang kaya, tetapi tidak membuat keduanya sewenang-wenang den...

Kontribusi JNE pada Literasi Negeri Ini

Pada bulan juni 2024, Benteng Vredeburg berhasil direnovasi menjadi lebih cantik, ribuan pengunjung dari berbagai daerah berkunjung tak terkecuali penulis. Di waktu senja yang indah, saya berdiri di halaman atas Benteng sembari melihat matahari yang sudah mulai mengistirahatkan diri.  Suara anak kecil sedang berbicara sambil berlari mewarnai keramain tempat ini, klakson motor dan mobil menjadi pertanda bahwa di sekitar tempat ini sangat ramai kendaraan. Selain Benteng Vredeburg memiliki wajah baru, wajah-wajah pengunjung baru pun turut mengunjungi museum ini, terlihat dari raut wajahnya yang sedikit kebingungan kemana mereka akan melangkah.  Beberapa orang mendekatiku untuk menikmati matahari yang berwarna merah jingga, sebagai introvert yang akut, aku langsung mencari tempat yang sepi untuk bersemedi. Di pojok benteng, saya menemukan tempat yang sunyi dan damai, tak ambil lama, langsung ku ambil satu buku untuk dibaca. sembari menyandar pada tembok, kunikmati setiap kata yang...

Resensi Buku "Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam"

Buku ini merupakan kumpulan catatan Rusdi Mathari saat menjadi jurnalis di sebuah media, ia sering kali mendapatkan tugas ke luar kota sehingga tulisan di buku ini menceritakan kisahnya di berbagai daerah di Indonesia seperti, Aceh, Kalimantan hingga Madura.  Tak hanya itu saja, rusdi juga menuliskan dibalik layar jurnalistik yang tidak ditulis dalam berita. Penulis dengan tegas menuliskan apa kadarnya yang dialami dirinya saat meliput termasuk berhadapan dengan para politisi sekalipun dan bos preman yang dibayar.  Diksi yang digunakan bukan main, ia tidak segan-segan menuliskan tema yang berjudul “Ahok, Monyet, dan Reklamasi Teluk Jakarta”. Dalam judul tersebut ia menuliskan diksi monyet-monyet pada paragraf pertama. Catatan Seorang Wartawan Yang Tak Diberitakan Oleh Jurnalis  Saat mewawancarai personil God Bless untuk sebuah koran, penulis mendapatkan sebuah panggilan, dua panggilan dan empat pesan pendek terlewatkan. Dua panggilan tersebut dari seorang petinggi tentara...

Sekilas Kisah Fino dan Temanku

Sekilas Kisah Fino dan Temanku Kendaraan merupakan salah satu kebutuhan primer yang harus dimiliki oleh manusia, terutama sepeda motor. Kendaraan tersebut menjadi primadona masyarakat indonesia, setiap tahunnya motor selalu mengalami peningkatan. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), selama tahun 2012 - 2022 jumlah sepeda motor bertambah kisaran 48,9 Juta.  Membeli motor dengan kualitas yang baik adalah investasi masa depan, motor yang berkualitas akan membuat diri kita nyaman dan mudah untuk bepergian. Begitulah yang diterapkan teman saya, ia melihat tetangganya membeli motor fino yang saat kita keluaran terbaru ditambah fitur terbaru yang membuat nyaman, ia tidak segan-segan untuk membelinya.  Warna menarik yang berbeda dengan sepeda motor pada umumnya menjadi daya tarik tersendiri baginya untuk memilih fino, ungu ke creaman membuatnya terpesona melihat perpaduan konsep warna yang indah.  Gaya klasik kekinian, begitulah jawabnya saat saya tanya mengenai hal unik pada...

Yang Jauh Terasa Dekat, Yang Dekat Terasa Jauh

Semenjak kehadiran covid di Indonesia, di tempat umum duduk berjarak menjadi hal yang lumrah, entah mereka saling menjaga diri atau memang tidak mau berinteraksi dengan orang lain.  Tentu ini menjadi kajian sosiologi yang menarik tersendiri bagi kalangan akademisi. Kita terlalu disibukkan dengan teknologi, kita melalaikan manusia di dekat kita dan memilih untuk berkomunikasi dengan orang jauh.  Hal ini tentu membuat skill interaksi khususnya basa basi bagi kalangan pemuda menjadi berkurang, mereka tidak mempunyai sebuah kemampuan untuk mengawali pembicaraan dan mempertahankan supaya obrolan tetap berjalan lancar.  Berbeda saat di media sosial, kawula muda sangat pandai dalam bersilat lidah, obrolan yang berawal dari bertanya mengenai pekerjaan hingga pembicaraan yang tidak akan ada habisnya. Bagi kawula muda, menggunakan teknologi sebagai alat untuk berinteraksi dan merebut hati sang pujaan hati adalah hal yang lumrah.  Sering kali kita temui, entah pasangan sejoli a...