Langsung ke konten utama

Sekilas Kisah Fino dan Temanku

Sekilas Kisah Fino dan Temanku

Kendaraan merupakan salah satu kebutuhan primer yang harus dimiliki oleh manusia, terutama sepeda motor. Kendaraan tersebut menjadi primadona masyarakat indonesia, setiap tahunnya motor selalu mengalami peningkatan. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), selama tahun 2012 - 2022 jumlah sepeda motor bertambah kisaran 48,9 Juta. 


Membeli motor dengan kualitas yang baik adalah investasi masa depan, motor yang berkualitas akan membuat diri kita nyaman dan mudah untuk bepergian. Begitulah yang diterapkan teman saya, ia melihat tetangganya membeli motor fino yang saat kita keluaran terbaru ditambah fitur terbaru yang membuat nyaman, ia tidak segan-segan untuk membelinya. 


Warna menarik yang berbeda dengan sepeda motor pada umumnya menjadi daya tarik tersendiri baginya untuk memilih fino, ungu ke creaman membuatnya terpesona melihat perpaduan konsep warna yang indah. 


Gaya klasik kekinian, begitulah jawabnya saat saya tanya mengenai hal unik pada motor fino. Apabila kita cermati dari luar, perkataan teman saya memanglah benar, motor fino bentuknya seperti motor klasikal namun di satu sisi, motor tersebut bergaya milenial dan mudah dikendarai di daerah perkotaan. 


Dealer juga mempengaruhi kebijakannya untuk membeli motor fino, jarak dealer yang dekat dengan tempat tinggal dan kepercayaan yang diberikan membuat hatinya yakin untuk membeli motor di dealer tersebut. Tentu dia membeli motor fino di dealer resmi yamaha yang terletak di kabupaten ciamis jawa barat. 


Akhir-akhir ini publik dihebohkan dengan kejadian yang menimpa salah seorang bos dealer yang dikeroyok oleh oknum di daerah Sukolilo, Kab. Pati Jawa Tengah. Daerah tersebut menjadi daerah yang paling banyak menyimpan barang curian. Hal ini tentu membuat masyarakat takut untuk membeli kendaraan, membeli ke dealer yamaha adalah solusi untuk terhindar dari penipuan. Dealer terpercaya dan kualitasnya sempurna. 


Saat di pedesaan motor ini sama seperti pada motor-motor pada umumnya. Namun ketika di perkotaan yang sering macet, motor ini sangat mudah digerakan dan bisa menyalip berjalan di hamparan kemacetan. Fino dengan gesit berjalan diantara mobil-mobil yang berhenti terjebak macet, sehingga pengendara fino bisa menghemat waktu perjalanan dan datang ke tempat kerja tepat waktu. 


Bagi kawula muda, motor ini sangat nyaman untuk bepergian malam mingguan, baik pengemudi maupun yang dibonceng keduanya merasakan kenyamanan motor fino. panjang dan lebar jok motor yang sesuai dengan postur rata-rata orang Indonesia membuat duduk nyaman dan tidak pegal-pegal. Tak hanya itu, bahan jok motor bawaan motor ini juga menambah tingkat kenyamanan, wajar saja jika orang yang dibonceng menggunakan motor fino mudah ngantuk. 


Motor fino yang kini menjadi teman hidupnya, kini sudah berusia sepuluh tahun, meskipun bisa dikatakan sepuh, tetapi kegagahan motor yamaha yang satu ini tidak diragukan lagi, ia sering kali bolak-balik ciamis hingga yogyakarta saat mudik menggunakan fino. 


Baginya fino adalah saksi perjalanan hidupnya, sedari sekolah menengah pertama hingga saat ini fino masih menemani perjalanan hidupnya, setiap sudut di Kota Pelajar ia ditemani fino, suka, duka, canda dan tangis fino lah yang menjadi saksi hidupnya. 


ia berharap, agar fino akan terus bisa menjadi teman perjuangannya, mengenang perjalanannya masih panjang dan masih banyak tempat yang belum ia singgahi bersama sepeda motor fino. Namun, ia sadar bahwa fino semakin hari semakin menua dan harus sering-sering berobat ke bengkel yamaha resmi dan terpercaya. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku "Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam"

Buku ini merupakan kumpulan catatan Rusdi Mathari saat menjadi jurnalis di sebuah media, ia sering kali mendapatkan tugas ke luar kota sehingga tulisan di buku ini menceritakan kisahnya di berbagai daerah di Indonesia seperti, Aceh, Kalimantan hingga Madura.  Tak hanya itu saja, rusdi juga menuliskan dibalik layar jurnalistik yang tidak ditulis dalam berita. Penulis dengan tegas menuliskan apa kadarnya yang dialami dirinya saat meliput termasuk berhadapan dengan para politisi sekalipun dan bos preman yang dibayar.  Diksi yang digunakan bukan main, ia tidak segan-segan menuliskan tema yang berjudul “Ahok, Monyet, dan Reklamasi Teluk Jakarta”. Dalam judul tersebut ia menuliskan diksi monyet-monyet pada paragraf pertama. Catatan Seorang Wartawan Yang Tak Diberitakan Oleh Jurnalis  Saat mewawancarai personil God Bless untuk sebuah koran, penulis mendapatkan sebuah panggilan, dua panggilan dan empat pesan pendek terlewatkan. Dua panggilan tersebut dari seorang petinggi tentara...

Bintari: Inisiatif Kreatif Pelajar SMP Ubah Sampah Jadi Aksesori Tari Tradisional

    Yogyakarta – Puluhan siswa SMP Negeri 1 Kalasan, Sleman, mengikuti program edukatif bertajuk Bintari, yaitu singkatan dari Bingkai Inspirasi Limbah untuk Tari, sebuah inisiatif yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan pelestarian seni budaya. Dalam program ini, para siswa belajar mengolah limbah plastik menjadi aksesori tari Badui, tarian tradisional khas Kabupaten Sleman yang sarat akan nilai keislaman dan kebudayaan. Program ini merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan PPG Seni Budaya B2 Gelombang 2 Tahun 2024, dan didukung oleh program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan: pekan pertama diisi dengan workshop pengenalan dan pelatihan pembuatan aksesori, kemudian pekan kedua difokuskan pada penyelesaian produk. Sebanyak 20 siswa kelas 7 dan 8 SMPN 1 Kalasan terlibat secara aktif dalam kegiatan ini. Mereka mendaur ulang sampah plastik menjadi aksesori tari, seperti subang (anting besar simbol kehormatan dan kekuatan femini...