Langsung ke konten utama

Ikhlas Itu : Mudah Dipelajari Susah Dilakoni

 “Setiap dari kita adalah Ibrahim yang memiliki Ismail, bisa jadi Ismail ialah harta kekayaan, jabatan, kehormatan tercinta dan keluarga terkasih yang setiap saat harus kita ikhlaskan diambil oleh sang pencipta” kalimat itu lah yang sering kita dengar dan baca ketika momen idul adha tahun lalu, entah siapa yang membuat kalimat yang mengandung makna yang mendalam. 

Mengikhlaskan adalah pekerjaan yang sulit dilakukan, jika kita mengamati lingkungan dengan seksama banyak hal yang bisa kita gunakan untuk belajar ikhlas seperti tukang parkir yang diberi amanah oleh pemilik motor untuk menjaga dan ketika pemilik motor itu mengambil kembali sang juru parkir tidak merasa menyesal apalagi marah kecuali si pemilik motor tidak membayar parkir. 

 

Selain itu kita juga bisa belajar ikhlas dari seorang guru. Saat awal tahun pelajaran, sang guru diberi amanah oleh wali murid untuk mendidik putra-putrinya, guru pun menerima kemudian mendidik dengan sabar dan ikhlas, setelah sang guru menyelesaikan tugasnya selama kurang lebih tiga atau enam tahun, wali murid kembali mengambil kembali anaknya, dengan hati yang ikhlas sang guru pun mengembalikan murid kepada wali murid, ketika sang peserta didik diambil sang guru merasa kehilangan tetapi harus mengikhlaskan bahkan ada juga guru yang merasa senang karena tugasnya sudah selesai. 


Ilmu ikhlas merupakan ilmu yang mudah dipelajari tetapi sulit untuk dilakoni, termasuk saya pribadi yang panik ketika kehilangan sesuatu. Bisa jadi orang yang memiliki ilmu ikhlas itu satu dari sekian puluh orang, apabila teman-teman mengamalkan ilmu ini sudah dipastikan bahwa teman-teman adalah orang pilihan. dan ilmu ini bisa dimiliki oleh siapapun tidak mengenal orang itu pintar atau tidak, bahkan orang yang memiliki ilmu ikhlas ini sudah dipastikan kalau dia adalah orang yang pintar.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku "Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam"

Buku ini merupakan kumpulan catatan Rusdi Mathari saat menjadi jurnalis di sebuah media, ia sering kali mendapatkan tugas ke luar kota sehingga tulisan di buku ini menceritakan kisahnya di berbagai daerah di Indonesia seperti, Aceh, Kalimantan hingga Madura.  Tak hanya itu saja, rusdi juga menuliskan dibalik layar jurnalistik yang tidak ditulis dalam berita. Penulis dengan tegas menuliskan apa kadarnya yang dialami dirinya saat meliput termasuk berhadapan dengan para politisi sekalipun dan bos preman yang dibayar.  Diksi yang digunakan bukan main, ia tidak segan-segan menuliskan tema yang berjudul “Ahok, Monyet, dan Reklamasi Teluk Jakarta”. Dalam judul tersebut ia menuliskan diksi monyet-monyet pada paragraf pertama. Catatan Seorang Wartawan Yang Tak Diberitakan Oleh Jurnalis  Saat mewawancarai personil God Bless untuk sebuah koran, penulis mendapatkan sebuah panggilan, dua panggilan dan empat pesan pendek terlewatkan. Dua panggilan tersebut dari seorang petinggi tentara...

Bintari: Inisiatif Kreatif Pelajar SMP Ubah Sampah Jadi Aksesori Tari Tradisional

    Yogyakarta – Puluhan siswa SMP Negeri 1 Kalasan, Sleman, mengikuti program edukatif bertajuk Bintari, yaitu singkatan dari Bingkai Inspirasi Limbah untuk Tari, sebuah inisiatif yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan pelestarian seni budaya. Dalam program ini, para siswa belajar mengolah limbah plastik menjadi aksesori tari Badui, tarian tradisional khas Kabupaten Sleman yang sarat akan nilai keislaman dan kebudayaan. Program ini merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan PPG Seni Budaya B2 Gelombang 2 Tahun 2024, dan didukung oleh program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan: pekan pertama diisi dengan workshop pengenalan dan pelatihan pembuatan aksesori, kemudian pekan kedua difokuskan pada penyelesaian produk. Sebanyak 20 siswa kelas 7 dan 8 SMPN 1 Kalasan terlibat secara aktif dalam kegiatan ini. Mereka mendaur ulang sampah plastik menjadi aksesori tari, seperti subang (anting besar simbol kehormatan dan kekuatan femini...

Sekilas Kisah Fino dan Temanku

Sekilas Kisah Fino dan Temanku Kendaraan merupakan salah satu kebutuhan primer yang harus dimiliki oleh manusia, terutama sepeda motor. Kendaraan tersebut menjadi primadona masyarakat indonesia, setiap tahunnya motor selalu mengalami peningkatan. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), selama tahun 2012 - 2022 jumlah sepeda motor bertambah kisaran 48,9 Juta.  Membeli motor dengan kualitas yang baik adalah investasi masa depan, motor yang berkualitas akan membuat diri kita nyaman dan mudah untuk bepergian. Begitulah yang diterapkan teman saya, ia melihat tetangganya membeli motor fino yang saat kita keluaran terbaru ditambah fitur terbaru yang membuat nyaman, ia tidak segan-segan untuk membelinya.  Warna menarik yang berbeda dengan sepeda motor pada umumnya menjadi daya tarik tersendiri baginya untuk memilih fino, ungu ke creaman membuatnya terpesona melihat perpaduan konsep warna yang indah.  Gaya klasik kekinian, begitulah jawabnya saat saya tanya mengenai hal unik pada...